Sebuah langit-langit lantai dua dikota siswa
Sebuah ruang kokoh ditepi jalan
Berkas surya pertama menyingsing diufuk timur
Terbiarkan pintu tertutup rapat untuk nada
Selimutku masih terlelap
Dingin menjelujur tanpa permisi
Kurapatkan kepalaku pada muara degub
Kulemparkan mataku yang mengembara
Pada dinding yang menjulang
Memasung surga untuk bersatu
Memenjara keabadian yang semu
Lelah menelanjangi mimpi
Pada misteri yang tak pasti
Senyum dan tangis kesemetaraan
Harap selimut ini lekas mempertemukanku
pada hari yang tertunggu__
Wezz...Mba Eno Lagie narsiiizzz.....^o^
BalasHapusGaya AbiieZZZzzzz!!! >.<